Ponorogo -- Banyak kegiatan untuk meningkatkan pendidikan karakter. Salah satunya kegiatan positif di SMK Negeri 2 Ponorogo. Selama bulan Ramadhan di sekolah ini mengadakan berbagai kegiatan yang positif dengan terus menanamkan nilai-nilai religius kepada para siswa. Selain menyelenggarakan Pondok Ramadan sebagai agenda tahunan, sekolah ini juga mengadakan kegiatan Tadarus Al-Qur’an yang dilaksanakan setiap awal pembelajaran. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an serta membangun kebiasaan baik dalam membaca dan memahami isi kitab suci tersebut.
Kegiatan tadarus ini dilakukan dengan sistem yang unik dan sistematis, yaitu menggunakan metode "1 Anak 1 Juz". Setiap siswa mendapat bagian untuk membaca satu juz Al-Qur’an berdasarkan nomor urut absennya. Jika seorang siswa memiliki nomor absen 1, maka ia akan membaca mulai dari Juz 1, siswa dengan nomor absen 2 akan membaca Juz 2, dan seterusnya hingga seluruh siswa menyelesaikan 30 juz secara berkelompok dalam satu sesi.
Kegiatan pendidikan karakter dengan kegiatan Tadarus Al-Qur'an selama bulan Ramadhan di SMKN 2 Ponorogo |
Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo, Farida Hanim Handayani, S.Pd., M.Pd., mengatakan program ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga untuk membangun kebersamaan dan memperkuat karakter siswa. “Kami ingin menciptakan lingkungan sekolah yang religius dan penuh keberkahan. Melalui kegiatan tadarus ini, kami berharap siswa semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Selain itu, program ini juga melibatkan para guru dan tenaga pendidik dalam membimbing siswa saat membaca Al-Qur’an. Dengan adanya pendampingan, siswa diharapkan dapat membaca dengan tajwid yang benar dan memahami makna dari ayat-ayat yang dibacakan. Setiap kelas memiliki jadwal tersendiri, dan kegiatan ini dilakukan dengan penuh khidmat di masing-masing ruang kelas sebelum memulai pelajaran.
Salah satu siswa, Aurellia Zada Nayottama, mengungkapkan bahwa kegiatan tadarus ini memberikan pengalaman baru dalam belajar Al-Qur’an. “Awalnya saya merasa sedikit canggung, tetapi lama-kelamaan saya menjadi lebih percaya diri dalam membaca Al-Qur’an. Program ini juga membantu saya dan teman-teman lebih rajin membaca Al-Qur’an di rumah,” katanya.
Selain manfaat spiritual, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap suasana belajar di SMK Negeri 2 Ponorogo. Para guru mengakui bahwa setelah kegiatan tadarus, siswa menjadi lebih tenang, disiplin, dan siap menerima pelajaran. Hal ini mencerminkan pentingnya pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam dalam membangun generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari para orang tua siswa, yang merasa bangga dengan adanya program yang membentuk kebiasaan positif di sekolah. Mereka berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan menjadi tradisi yang melekat di SMK Negeri 2 Ponorogo.
Dengan adanya program Tadarus Al-Qur’an ini, SMK Negeri 2 Ponorogo semakin membuktikan komitmennya dalam membangun karakter religius di kalangan siswa. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas di sekolah, tetapi juga mampu menginspirasi para siswa untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Posting Komentar